This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 18 Mei 2013

MaNajemen

-->
Pengertian Manajemen
Mendefinisikan manajemen ada berbagai ragam, ada yang mengartikan dengan ketatalaksanaan, manajemen pengurusan dan lain sebagainya. Pengertian manajemen dapat dilihat dari tiga pengertian yaitu, manajemen sebagai suatu proses, manajemen sebagai suatu kolektivitas manusia dan manajemen sebagai ilmu ( science ) dan sebagai seni.
1)   Manajemen sebagai suatu proses.
1.      Encylopedia of the social science, yaitu suatu proses di mana pelaksanaan suatu tujuan tertentu dilaksanakan dan diawasi.
2.      Haiman, manajemen yaitu fungsi untuk mencapai suatu tujuan melalui kegiatan orang lain, mengawasi usaha-usaha yang dilakukan individu untuk mencapai tujuan
3.      Georgy R. Terry, yaitu cara pencapaian tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu dengan melalui kegiatan orang lain. Manajemen merupakan sebuah proses yang khas, yang terdiri dari tindakan-tindakan : perencanaan, pengorganisasian, menggerakkan dan pengawasan, yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber-sumber daya manusia serta sumber-sumber lain.
2)   Manajemen sebagai suatu kolektivitas manusia.
Manajemen sebagai kolektivitas yaitu merupakan suatu kumpulan dari orang-orang yang bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan bersama. Kolektivitas atau kumpulan orang-orang inilah yang disebut dengan manajemen, sedang orang yang bertanggung jawab terhadap terlaksananya suatu tujuan atau berjalannya aktivitas manajemen disebut manejer.
3)   Manajemen sebagai ilmu (sciene) dan sebagai seni
1.       Chaster I Bernard dalam bukunya yang berjudul The function of the executive, bahwa manajemen yaitu seni dan ilmu, juga Henry Fayol, Alfin Brown Harold, Koontz Cyril O’donnel dan Geroge R. Terry.
2.       Marry Parker Follett menyatakan bahwa manajemen sebagai seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.

Pengertian manajemen menurut para ahli
1)      Frederick Winslow Taylor dalam bukunya Principles of Scientific Management mendeskripsikan manajemen ilmiah adalah penggunaan metode ilmiah untuk menentukan cara terbaik dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Gagasan Taylor ini dianggap sebagai lahirnya teori manajemen modern.
2)      Menurut Prof. Oie Liang Lee
Manajemen adalah ilmu dan seni mengkoordinasikan serta mengawasi tenaga manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
3)      Menurut The Liang Gie
Manajemen adalah unsur yang merupakan rangkaian perbuatan menggerakan karyawan-karyawan dan mengarahkan segenap fasilitas kerja agar tujuan organisasi tersebut benar-benar tercapai.
4)      Menurut Dr. Sp. Siagian
Manajemen dapat di definisikan sebagai kemampuan atau keterampilan untuk memperoleh suatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui orang lain.
Dengan demikian dapat pula dikatakan bahwa management merupakan inti daripada administrasi karena memang management merupakan alat pelaksana utama daripada adminsitrasi.
5)      Menurut Ordway Tead
Manajemen adalah proses dan kegiatan pelaksanaan usaha memimpin dan menunjukan arah penyelenggaraan tugas suatu organisasi di dalam mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan.
6)      Menurut Richard L.Daft
Manajemen adalah pencapaian sasaran-sasaran organisasi dengan cara yang efektif dan efisien melalui perencanaan pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian sumberdaya organisasi.
7)      Menurut James A.F. Stoner
Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya dari anggota organisasi serta penggunaan sumua sumber daya yang ada pada organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya
8)      Menurut Mulayu S.P. Hasibuan
Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai satu tujuan.
9)      Menurut T.Hani Handoko
Manajemen adalah bekerja dengan orang-orang untuk menentukan, menginterpretasikan, dan mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan pelaksanaan fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, penyusunan personalia, pengarahan, kepemimpinan dan pengawasan.
10)  Menurut Prof. Dr. H. Arifin Abdulrachman
Manajemen dapat diartikan :
·         Kegiatan-kegiatan/aktivitas-aktivitas
·         Proses,  yakni kegiatan  dalam  rentetan  urutan- urutan
·          insitut/ orang – orang yang melakukan kegiatan atau proses kegiatan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PKKBS


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH                  : SMK NEGERI 2 KUPANG
MATA PELAJARAN               : PERHITUNGAN KEKUATAN KONSTRUKSI BANGUNAN
  SEDERHANA
KELAS / SEMASTER              : XI / I
PERTEMUAN KE                   : 9 – 18
ALOKASI WAKTU                 : 20 X 45 MENIT (10 X PERTEMUAN)
KOMPETENSI DASAR           : MENGHITUNG GAYA DALAM PADA BALOK GERBER
INDIKATOR                           :
1.      Prinsip kerja dan perhitungan balok gerber diuraikan dengan benar.
2.      Jumlah sendi atau engsel pada balok gerber dihitung berdasarkan jumlah tumpuan yang ada.
3.      Gaya dalam akibat beban titik atau terpusat dihitung dengan benar.
4.      Gaya dalam akibat beban terbagi rata dihitung dengan benar.
5.      Gaya dalam akibat kombinasi beban titik dan terbagi rata dihitung dengan benar.

        I.            TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah pembelajaran ini, siswa dapat :
1.      Mengetahui prinsip kerja balok gerber dengan benar.
2.      Menghitung jumlah sendi atau engsel pada balok gerber berdasarkan jumlah tumpuan yang ada.
3.      Menghitung gaya dalam akibat bebab titik dengan benar.
4.      Menghitung gaya dalam akibat beban terbagi rata dengan benar.
5.      Menghitung gaya dalam akibat kombinasi beban dengan benar.
     II.            MATERI PEMBELAJARAN
1.      Prinsip kerja balok gerber.
2.      Perhitungan jumlah sendi dan penempatan sendi pada balok gerber.
3.      Menghitung gaya dalam pada balok gerber akibat beban titik, terbagi rata, serta kombinasi beban titik dan terbagi rata.
   III.            METODE PEMBELAJARAN
1.      Ceramah
2.      Tanya jawab
3.      Demonstrasi
4.      Penugasan
  IV.            LANGKAH – LANGKAH PEMBELAJARAN
1.      Pertemuan pertama, kedua dan ketiga
a.       Kegiatan awal (30 menit)
1)      Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
2)      Siswa mencermati tujuan pembelajaran serta materi yang diajarkan.
3)      Siswa dan guru bertanya jawab tentang tujuan pembelajaran serta materi yang diajarkan.
b.      Kegiatan inti  (210 menit)
1)      Siswa menguraikan prinsip kerja balok gerber
2)      Siswa menghitung jumlah engsel dan penempatan sendi atau engsel pada balok gerber.
3)      Siswa menghitung reaksi tumpuan, bidang gaya lintang, bidang momen dan bidang gaya normal pada balok gerber akibat beban titik.
4)      Siswa menggambar bidang gaya lintang, bidang momen dan bidang gaya normal.
c.       Kegiatan akhir (30 menit)
1)      Siswa dan guru melakukan refleksi
2)      Guru memberikan bimbingan atau asistensi tugas di luar jam KBM.
2.      Pertemuan keempat, kelima dan keenam
a.       Kegiatan awal (30 menit)
Siswa dan guru bertanya jawab tentang materi sebelumnya.
b.      Kegiatan inti (210 menit)
1)      Siswa menyimak penjelasan perhitungan reaksi tumpuan, bidang gaya lintang, bidang momen dan momen maksimal akibat beban terbagi rata.
2)      Siswa menghitung perhitungan reaksi tumpuan, bidang gaya lintang, bidang momen dan momen maksimal akibat beban terbagi rata.
3)      Siswa menggambar bidang gaya lintang dan bidang momen.
c.       Kegiatan akhir (30 menit)
1)      Siswa dan guru merangkum hasil perhitungan.
2)      Siswa dan guru melakukan refleksi.
3)      Guru memberikan bimbingan atau asistensi tugas di luar jam KBM.

3.      Pertemuan ketujuh, kedelapan, kesembilan dan kesepuluh
a.       Kegiatan awal (40 menit)
1)      Siswa dan guru bertanya jawab tentang materi sebelumnya.
2)      Siswa mencermati tujuan pembelajaran yang diajarkan.
b.      Kegiatan inti (280 menit)
1)      Siswa menyimak penjelasan cara perhitungan reaksi tumpuan, bidang gaya lintang, bidang momen akibat kombinasi pembebanan pada balok gerber.
2)      Siswa menghitung perhitungan reaksi tumpuan, bidang gaya lintang, bidang momen akibat kombinasi pembebanan pada balok gerber.
3)      Siswa menggambar bidang gaya lintang dan bidang momen akibat kombinasi pembebanan pada balok gerber.

c.       Kegiatan akhir (40 menit)
1)      Siswa dan guru merangkum hasil perhitungan.
2)      Siswa dan guru melakukan refleksi.
3)      Guru memberikan bimbingan atau asistensi tugas di luar jam KBM.


     V.            BAHAN DAN SUMBER BELAJAR
a.       Buku Perhitungan Kekuatan Konstruksi Bangunan Sederhana
b.      Modul Mekanika Teknik
c.       Bahan Ajar Perhitungan Kekuatan Konstruksi Bangunan Sederhana
  VI.            ALAT PEMBELAJARAN
a.       Papan tulis
b.      Kapur tulis
c.       Spidol


VII.            PENILAIAN
Lembar evaluasi
1.      Perhatikan gambar balok gerber berikut, hitung dan gambarkan bidang gaya lintang dan bidang momen !
         P1 = 2t   P2= 2t                     P3 = 1,5t                       P4 = 2t       P5 = 2t
 

                                                                                                                                                               
    A                     B       S1                          S2         C                                  D     

    1,5m1,5m   1,5m   1m   2 m           2 m      1m     2 m         2 m        2 m      

2.      Perhatikan gambar balok gerber berikut, hitung dan gambarkan bidang gaya lintang, bidang momen dan momen maksimal !
                                                                                         q = 1,5 t/m
 

                                                                       
A                                                         B       S                                                 C
                                 6 m                          1 m                         5 m

































Kunci jawaban dan skor

No
Kunci jawaban
Skor
1
a.       Perhitungan balok S1 – S2
∑MS1 = 0
-RS2 . 4 + P3 . 2 = 0
-4RS2 + 1,5 . 2 = 0
-4RS2 + 3 = 0
-4RS2 = -3
RS2 = 0,75 t (  )

∑MS2 = 0

RS1 . 4 – P3 . 2 = 0
4RS1 – 1,5 .2 = 0
4RS1 – 3 = 0
RS1 = 0, 75 t (  )

Control ; ∑V = 0
(RS1 + RS2) – P3 = 0
(0,75 + 0,75) – 1,5 = 0 (OK)

b.      Perhitungan balok A – B
∑MA = 0
RS.5,5–RB.4,5+P2.3+P1.1,5= 0
0,75x5,5-4,5RB+2.3+2.1,5= 0
4,125-4,5RB+6+3= 0
13,125 – 4,5RB = 0
RB = 2,92 t (   )

∑MB = 0
RA.4,5-P1.3-P2.1,5+RS1.1= 0
4,5RA-2.3-2.1,5+0,75.1= 0
4,5RA-8,25= 0
RA = 1,83 t (  )

Control ; ∑V = 0
(RA + RB) –(P1 + P2 + RS1) = 0
(1,83 + 2,92) –(2 + 2 +0,75) = 0 (OK)


c.       Perhitungan balok C – D
∑MC = 0
-RS2.1+P4.2+P5.4-RD.6= 0
-0,75+2.2+2.4-6RD= 0
-0,75+4+8-6RD= 0
11,25-6RD= 0
RD= 1,87 t (  )

∑MD = 0
-RS2..7+RC.6-P4.4-P5.2= 0
-0,75+6RC-2.4-2.2= 0
-0,75+6RC-8-4= 0
6RC-17,25= 0
RC= 2,88 t (  )

Control ; ∑V = 0
(RA + RB + RC + RD) –∑P = 0
(1,83 + 2,92 + 2,88 +1,87) –9,5 = 0 (OK)

d.      Perhitungan gaya lintang
DAkr = 0
DAkn = RA = 1,83 t
DEkr = 1,83 t
DEkn = 1,83 – 2 = -0,17 t
DFkr = - 0,17 t
DFkn = -0,17 – 2 = -2,17 t
DBkr = -2,17 t
DBkn = -2,17 + 2,92 = 0,75 t
DGkr = 0,75 t
DGkN = 0,75 – 1,5 = -0,75 t
DCkr = -0,75 t
DCkn = -0,75 +2,88 = 2,13 t
DHkr = 2,13 t
DHkn = 2,13 – 2 = 0,13 t
DIkr = 0,13 t
DIkn = 0,13 -2 = -1,87 t
DDkr = -1,87 t
DDkn = -1,87 + 1,87 = 0


50

e.       Perhitungan momen
MA = RA .0 = 0
ME = RA . 1,5 = 1,83 . 1,5 = 2,75 tm
MF = RA . 3 – P1 . 1,5 = 1,83 . 3 – 2 . 1,5 = 5,49 – 3 = 2,49 tm
MB = RA . 4,5 – P1 . 3 – P2 . 1,5 = 1,83 . 4,5 – 2 .3 – 2 . 1,5 = -0,76 tm
MG = RA.7,5 – P1.6 – P2  4,5 + RB.3 = 1,83.7,5 – 2.6 – 2.4,5 + 2,92
                                                          = 1,49 tm
MH = RA.12,5 – P1.11 – P2.9,5 + RB.8 – P3.5 + RC.2
       = 1,83.12,5 – 2.11 – 2.9,5 + 2,92.8 – 1,5.5 + 2,88 . 2
       = 3,50 tm
MI  = RA.14,5 – P1.13 – P2.11,5 + RB.10 – P3.7 + RC.4 – P4.2
       = 1,83.14,5 – 2.13 – 2.11,5 + 2,92.10 – 1,5.7 + 2,88.4 – 2.2
       = 3,76 tm
MD = RA.16,5 – P1.15 – P2.13,5 + RB.12 – P3.9 + RC.6 – P4.4 – P5.2
       = 1,83.16,5 – 2.15 – 2.13,5 + 2,92.12 – 1,5.9 + 2,88.6 – 2.4 – 2.2
       = 0






































2
a.       Perhitungan balok S – C
Q = q . L
    = 1,5 . 5
    = 7,5 tm
RS = RC = ½ 7,5 = 3,75
b.      Perhitungan balok A – B
Q = q . L
    = 1,5 . 7
    = 10,5 t

∑MA = 0
Q.3,5 – RB.6 + RS.7 = 0
10,5.3,5 – 6RB + 3,75.7 = 0
36,75 – 6RB + 26,25 = 0
63 – 6RB = 0
RB = 10,5 t (  )

∑MB = 0
RA.6 – Q.2,5 + RS.1 = 0
6RA – 10,5.2,5 + 3,75.1 = 0
6RA – 26,25 + 3,75 =
6RA – 22,5 = 0
RA = 3,75 t (  )

Kontrol :
∑V = 0
(RA + RB + RC) – (q.∑L) = 0
(3,75 + 10,5 + 3,75) – 18 = 0
18 – 18 = 0 (OK)
c.       Perhitungan gaya lintang
X = 0
DX = RA– (q.X)= 3,75– 0 = 3,75t
X = 6
DX = 3,75 – 1,5.6 = -5,25 t
DX = 3,75 – 1,5.6 + RB
      = -5,25 + 10,5   
      = 5,25 t
X = 12
DX = 3,75 – 1,5.12 + RB
       = - 14,25 + 10,5
       = -3,75 t
DX = 3,75 – 1,5.12 +RB + RC
       = -3,75 + 3,75
       = 0                          


d.      Perhitungan gaya momen
X = 0; MX = 0
X = 6; MX = 3,75.6 – ½.1,5.62
                  = -4,5 tm
X = 12
MX = 3,75.12 – ½.1,5.122 +
          10,5.6
       = 0
Menentukan momen maksimal
RA – q.X = 0
3,75 – 1,5X = 0
3,75 = 1,5 X
X = 2,5 m dari titik A

RC – q.X = 0
3,75 – 1,5.X = 0
3,75 = 1,5 X
X = 2,5 m dari titik C

Momen max 1
= RA.X – ½ q X2
= 3,75.2,5 – ½. 1,5.2,52
= 4,69 tm

Momen max 2
= RA.X – ½ q X2
= 3,75.2,5 – ½. 1,5.2,52
= 4,69 tm

50